Selasa, 08 September 2009

Hadapi Lazio, Del Piero Kembali Absen


Para Juventini nampaknya masih harus bersabar untuk bisa menyaksikan duet 'Double D' (Del Piero -Diego) beraksi. Ya, hal tersebut dipastikan setelah Il Capitano Juve Alessandro Del Piero kembali divonis tidak bisa tampil akhir pekan ini melawan Lazio.

Mungkin anda semua sudah bisa menduga alasan absennya Del Piero pada laga tersebut nanti. Dia belum boleh turun bertanding karena harus menjalani perawatan cedera otot paha.

Memang sebelumnya Il Pituricchio (julukan Del Piero) sempat dinyatakan sudah boleh bermain, namun itu setelah dirinya sembuh dari cedera punggung. Sedangkan cedera kali ini baru dideritanya, seperti dilaporkan Tuttosport, Selasa (8/9/2009).

Kabar lain menyebut kalau cederanya ini adalah kambuhan sejak beberapa pekan silam dan kemungkinan memaksanya harus lebih lama beristirahat.

Nah, dengan absennya Del Piero, kemungkinanan pelatih Bainconeri Ciro Ferrara bakal memberi kesempatan kepada David Trezguet untuk berduet dengan Carvalho Amauri di lini depan sementara bomber lainnya Vicenzo Iaquinta akan diistirahatkan karena masih kelelahan usai membela Timnas Italia di dua laga lajutan babak kualifikasi Piala Dunai 2010.

Valdano : Roben Mengalah

Direktur olah raga Real Madrid Jorge Valdano kembali membeberkan alasan lain kepindahan winger lincah Arjen Robben. Menurutnya hal itu dilakukan Robben untuk mengalah pada rekrutan termahal Los Blancos Cristiano Ronaldo.

Alasan Valdano ini memperkuat pernyataan sebelumnya yang menyebut bahwa mantan bintang Chelsea itu sendiri yang mengingginkan dirinya bergabung dengan Bayern Munich. Robben tiba di Allianz Arena jelang penutupan jendela transfer musim panas ini dengan harga 25 juta euro.

"Saat klub mendatangkan pemain seperti Ronaldo, maka pemain yang memiliki tipikal serupa (Robben) harus segera pergi. Jujur, adalah sebuah hal yang sulit bagi kami jika memiliki dua orang seperti mereka sekaligus," jelas Valdano.

Valdano sendiri kemudian memuji Ronaldo. Menurutnya pemain terbaik dunia 2008 itu menunjukan sikap yang sangat profesional dengan tetap santai ketika banyak kalangan termasuk media mulai menghujat kebintangannya.

"Ronaldo bukan hanya seorang pemain terbaik dunia. Dia sangat luar biasa dengan bakat serta sikap profesional yang dimiliki, dia sangat pandai dalam menyikapi segala rumor yang menerpa," tambah pria asal Argentina itu